Tuesday, January 7, 2014

Tadi, sehabis Sholat Maghrib, Saya teringat wejangan dari Almarhum KH. Zainuddin MZ. (Semoga Allah SWT memuliakaan Beliau ).

Kata Beliau bahwa semua orang Islam itu nanti akan masuk surga selama dia tidak menyekutukan Allah dan banyak bershalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Tapi sesuai dengan amal ibadah masing-masing, ada yang langsung ke Surga tapi ada juga yang harus mampir dan dibersihkan dulu di dalam Neraka ( Na'audzubillah ).

Kenapa kita perlu banyak bershalawat ke pada Rasulullah SAW ? Itu karena utk bisa masuk surga secara langsung ataupun spy bisa dikeluarkan dari neraka kita perlu syafaat dari Baginda Nabi.

Banyak orang yg salah mengartikan Syafaat tsb. Sehingga mereka sama sekali tidak merasa perlu melakukan amal ibadah selama di dunia karena toh nanti tetap akan diberi syafaat juga oleh Baginda Nabi dan pasti masuk surga juga.

Apakah benar demikian ?

Syafaat menurut KH. Zainuddin MZ, bisa diumpamakan sepotong kain yang robek dan bolong2. 

Kain tsb sebenarnya merupakan perwujudan dari akumulasi amal ibadah yang selama ini kita kerjakan yang meliputi Sholat kita, Puasa kita, Zakat kita, Shadaqah kita, pahala kita menolong orang lain, santunan kita thd anak yatim dan fakir miskin serta ibadah2 lainnya. 

Tapi karena kadang2 ibadah kita tsb terselip sedikit perasaan riya, sombong, kurang ikhlas, Kurang khusuk ataupun kekurangan2 yg lain, maka akhirnya potongan kain yg kita punya itu tidak utuh dan bolong2. 

Nah...disinilah peran Syafaat baginda Nabi kelak yang dengan Syafaat tsb Beliau akan menambal kain kita tsb sehingga tidak lagi sobek dan bolong2 dan akan menjadi sebuah kain yang utuh dan indah sbg syarat kita bisa masuk ke Surganya Allah SWT.

Masalahnya kalau kita selama di dunia ini tidak pernah atau malas melakukan amal kebajikan, melalaikan Sholat, tdk puasa, tdk berzakat, malas Shodoqah, tdk perduli sama kesusahan tetangga dll. Maka kita tidak akan pernah memiliki sepotong kain. 



Nah kalau kita kain nya aja tidak punya ? Terus Baginda Rasulullah menolong kita dengan cara apa ? Bagaimana Beliau mau menutupi, memperbaiki dan menyempurnakan kain kita dengan Syafaat? Kalau kita punya kainnya aja nggak....

Untuk itu...mari saudara2 ku semua. Kita bertekad mulai sekarang, Mari bersama2 kita tingkatkan amal ibadah kita. Tidak ada kata terlambat dalam beribadah dan memulai hal2 yang baik.

Jangan tinggalkan kewajiban kepada Allah SWT. Apalagi Sholat....... Karena amal ibadah yang pertama kali dihisab di hari kiamat nanti adalah sholat. Jika sholat kita baik maka akan baiklah seluruh amal kebajikan kita yang lain. Tapi apabila sholat kita tinggalkan maka akan ikut rusak juga amal2 ibadah yang lainnya dan tdk akan diperhitungkan oleh Allah SWT.

Semoga wejangan dan nasehat dari Almarhum KH Zainudddin MZ ini bisa menjadi pengingat bagi kita utk selalu menunaikan kewajiban kita kepada Allah dan pemberi semangat utk berlomba2 memperbanyak amal kebajikan.

Mohon perbaikan dan koreksinya apabila dalam sharing ini ada kesalahan dalam menyampaikan kembali wejangan dari Bpk. Ustadz Zainuddin MZ, Almarhum. Karena cerita ini murni berdasarkan ingatan ketika mendengarkan Tausiah Beliau beberapa tahun yg lalu.

Moga aja bisa bermanfaat buat kita bersama, Aamiin.

No comments:

Post a Comment